Tekno  

Apa Beda STB TV Digital dan Android ?

Set Top Box (STB) digunakan untuk menangkap siaran TV Digital. Belakangan nama STB sendiri semakin ramai dibicarakan hampir diseluruh wilayah Indonesia karena pemerintah akan menganti siaran TV dari Analog menjadi Digital.

Pemerintah sendiri membagikan STB secara gratis bagi sebagian masyarakat, bagi masyarakat yang tidak mendapatkan STB Gratis ini dapat membelinya di toko elektronik terdekat, namun perlu diketahui jika STB Itu sendiri ada banyak jenisnya dan yang paling dikenal adalah STB Android.

Nah bagi kalian yang sedang mencari STB harap memperhatikan dengan benar dan jangan sampai salah pilih antara STB TV Digital dan STB Android.

Masyarakat kategori yang mampu finansialnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mempersilahkan agar membeli STB TV digital yang sudah tersedia, baik di saluran online atau offline.

Sedangkan, masyarakat tidak mampu atau rumah tangga miskin, pemerintah akan menyalurkan set top box gratis TV digital. Bantuan yang bersumber dari penyelenggara multipleksing (mux) dan Kominfo itu membagikan 6,7 juta unit set top box di seluruh Indonesia.

Set top box TV digital adalah alat untuk mengkonversi sinyal menjadi gambar dan suara agar dapat ditampilkan pada TV analog.

Sedangkan set top box TV android adalah alat yang dimanfaatkan untuk mengubah televisi menjadi pintar. Dan, untuk menggunakan dibutuhkan akses internet, sementara STB TV digital tidak butuh internet.

Kominfo menegaskan bahwa siaran TV digital tidak akan perlu akses internet maupun berlangganan layaknya TV kabel, melainkan gratis seperti halnya siaran TV analog saat ini.

Ini Perbedaan Set Top Box TV Digital dan Set Top Box Android

Set Top Box TV DigitalSet Top Box TV Android
Gratis, tidak ada iuran per bulanBerbayar untuk dapat berlangganan
Tidak perlu internet, karena terhubung dengan Stasiun TV free to airHarus terkoneksi dengan internet
Ada fitur Early Warning System (EWS)/sistem peringatan diniTanpa internet, maka tidak ada konten yang tampil
Terhubung dengan antenaOS Android
Tidak pakai antena

Mulai 30 Apri 2022, pemerintah melalui Kominfo akan mengimplementasikan Analog Switch Off (ASO) alias menghentikan siaran TV analog yang sudah mengudara selama 60 tahun terakhir. Nantinya, masyarakat akan menikmati siaran TV digital dengan jaminan suara jernih, gambar anti-semut, disertai teknologi canggih di dalamnya.

Proses migrasi TV analog ke digital tersebut akan terbagi ke dalam tiga tahap. ASO Tahap 1 pada 30 April 2022, ASO Tahap 2 pada 25 Agustus 2022 dan ASO Tahap 3 pada 2 November 2022.